Menu

Inovasi baru, batu bata

0 Comment

Hasil gambar untuk batu bata arang

Sekelompok peneliti dari Sekolah Desain dan Inovasi India yang dipimpin oleh Shreyas PiĆ¹ mengembangkan batu bata batu bara. Inovasi bata ini adalah batu bara dan loofah organik. Loofah adalah benda yang biasa digunakan untuk mengangkat sel kulit mati. Bata ini juga terdiri dari campuran tanah dan udara yang berbeda untuk menciptakan sistem yang dapat terurai secara alami dan mudah serta memungkinkan pertumbuhan tanaman hidup di permukaannya. Komposisi elemen ini memberikan kekuatan, kelenturan dan menjamin porositas tinggi dari batu bata. Selain itu, kotak bergelombang pada batu bata memungkinkan tanaman untuk tumbuh di permukaan.

Lebih khusus lagi, salah satu metode konstruksi beton yang paling umum menghasilkan sekitar 15% dari emisi karbon dioksida global. Ini telah membuat industri konstruksi menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Untuk alasan ini, inovasi ubin buatan harus mengurangi emisi yang dilepaskan selama proses produksi material. Menurut More, ini memungkinkan pendinginan ruangan pasif ketika fasad atau permukaan bangunan menggunakan batu bata.

Selain itu, batu bata juga dapat mengatur suhu internal bangunan saat udara masuk dibersihkan. Metode pendinginan kontinu ini juga mengurangi kebutuhan sistem pendingin udara di gedung. Namun, penelitian ini masih belum sempurna. Selanjutnya, penelitian batubara terus mengeksplorasi komposisi bahan biofilik, kinerja iklim, palet warna alami dan model material.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *